Kamis, 20 Juni 2013

EMULATOR

Emulator atau lebih tepatnya piranti lunak emulator adalah sebuah teknologi yang memungkinkan suatu program atau piranti lunak yang dibuat dan dijalankan untuk lingkungan sistem atau platform tertentu, dapat dijalankan pada lingkungan sistem atau platform lainnya yang benar-benar berbeda.
Setidaknya ada beberapa jenis emulator ada, sebut saja jenis emulator sistem operasi, konsol game, telepon seluler, program aplikasi, dan kartu grafis.

1.      Emulator sistem operasi
Emulator jenis ini dapat menjalankan sebuah sistem operasi di atas sistem operasi lainnya atau istilahnya Guest OS dan Host OS. Contoh untuk emulator jenis ini yaitu Sun Virtualbox, VMware, Xen, Qemu, dan lain-lain.
Gambar 1. Logo Sun VirtualBox.
Gambar 2. Logo VMware.

2.      Emulator konsol game
Emulator jenis ini dapat memainkan game yang khusus dibuat dan dijalankan untuk konsol game tertentu pada komputer PC. Jenis-jenis dari emulator ini mengikuti jenis-jenis konsol game yang ditirunya atau dengan kata lain jenis-jenis emulator ini sangat spesifik. Contoh emulator konsol game ini yaitu ZSNES untuk menjalankan game Super Nintendo Entertainment System, PSX-Fin untuk menjalankan game Sony Playstation One, dan lain-lain.
Gambar 3. Tampilan ZSNES.
Gambar 4. Tampilan PSX-Fin.

3.      Emulator telepon seluler
Emulator jenis ini biasanya digunakan pada pembuatan aplikasi ponsel untuk melaku-kan debugging. Layaknya telepon seluler yang sesungguhnya, emulator ini memiliki jenis dari merk yang akan dijadikan target platfom untuk aplikasi ponsel tersebut, misalnya Nokia, Sony Ericsson, dan lain-lain. Tentunya, selain dari emulator bawaan dari tool pembuat aplikasi ponsel tersebut. Ada banyak tool yang dapat digunakan untuk pembuatan aplikasi ponsel, yaitu Sun Java Micro Edition (dahulu dikenal dengan Sun Java Wireless Toolkit) untuk ponsel berbasis Java, Qt untuk ponsel Nokia, dan lain-lain.
Gambar 5. Logo J2ME.

4.      Emulator program aplikasi
Emulator jenis ini dapat menjalankan program aplikasi untuk sistem operasi tertentu pada sistem operasi lainnya. Misalnya, saat menjalankan program aplikasi yang awalnya ditujukan khusus untuk sistem operasi Windows pada sistem operasi GNU/Linux. Contoh yang terkenal untuk emulator jenis ini yaitu Wine, CrossOver, dan Cedega.
Gambar 6. Logo Wine
Gambar 7. Logo CrossOver
Gambar 8. Logo Cedega

5.      Emulator kartu grafis
Emulator jenis ini dapat mengemulasikan kartu grafis pada komputer PC. Aplikasi ini sangat berguna untuk memainkan game yang level grafisnya menengah. Contoh untuk emulator jenis ini yaitu 3D Analyzer.
Gambar 9. Tampilan aplikasi 3D Analyzer.
Selain dari kelima jenis emulator di atas, tidak menutup kemungkinan masih banyak jenis-jenis emulator yang beredar di dunia.
Emulator-emulator tersebut tidak diciptakan begitu saja tetapi dikarenakan bebagai alasan. Alasan-alasan tersebut antara lain :
  1. Para gamer ingin bernostalgia dalam menjalankan game-game jadul dimana konsol atau sistem operasinya tidak diproduksi lagi saat ini.
  2. Menjalankan piranti lunak yang dibuat hanya untuk platform-platform tertentu.
  3. Memeriksa program-program yang dibuat oleh platform berbeda untuk dijalankan pada platform yang lain. 

Legalitas Penggunaan Emulator

Sekarang, apakah emulation itu legal dan tidak melanggar hukum? Sejauh mata memandang sebenarnya emulator itu sendiri tidak melanggar hukum sejauh emulator tersebut tidak mengandung materi yang di-copyright seperti misalnya BIOS image sistem tertentu. Lain halnya dengan ROM. Pada umumnya semua ROM di-copyright tetapi untuk game klasik kadang-kadang produsen game tersebut bahkan sudah tidak aktif lagi alias sudah tutup. Dengan demikian, ROM tersbut dianggap legal. ROM juga bisa dikatakan legal apabila kita memang memiliki game aslinya



Sumber : http://crystalforest.wordpress.com/2010/06/10/emulator-salah-satu-teknologi-canggih-komputer-abad-ini/

0 komentar:

Posting Komentar