Kamis, 20 Juni 2013

APA ITU J2ME ?

Teknologi Java merupakan sebuah teknologi yang berkembang sangat pesat akhir-akhir ini. Bahkan belakangan ini dikabarkan berusaha mengalahkan Microsoft yang terkenal sebagai kampiun dari produsen operating system dimuka bumi ini. Teknologi Java yang pada awalnya dikenal untuk aplikasi pada desktop (J2SE) ataupun pada application server (J2EE), kini hadir dengan teknologi terbarunya, J2ME™ Platform, untuk pembangunan aplikasi pada mobile device seperti mobile phone dan PDA. Selain J2ME™ Platform yang termasuk baru, terdapat pula satu buah platform teknologi Java yang termasuk baru pula yaitu Java Card. Java Card merupakan seperangkat kakas untuk membangun aplikasi pada sebuah card electronic seperti SIM Card pada ponsel kita. SIM Card yang dipergunakan oleh Mobile Banking BCA (layanan operator selular Excelcomindo) menjadi salah satu contoh dari teknologi Java Card.
Apa Itu J2ME? - Java 2 Micro Edition. Library atau tool yang digunakan untuk membuat apli kasi mobile, seperti pada PDA danponsel. J2ME adalah bagian dari J2SE yang ditujukan untuk implementasi pada embedded system, dan handled yang tidak mampu mendukung secara penuh implementasi menggunakan
J2SE. Embedded system ini adalah produk-produk dengan komputer kecil di dalam_nya, dan mempunyai
manfaat yang spesifik, dan mempunyai keterbatasan memory dan processor, misalnya televisi, radio, dan PDA.
The Network is the Computer
Computing atau komputasi ada dimana-mana! Kita masih dapat menemukan one-computer-to-many-people (mainframes) dan one-person-to-one-computer (PCs) di berbagai institusi atau organisasi diberbagai belahan dunia. Belakangan terdapat aplikasi yang sangat menarik yaitu mobile application yang dapat hadir dimanapun kita berada, ketika belanja, ketika menyetir sekalipun, bahkan ketika duduk disudut dapur anda, aplikasi ini dapat hadir dan siap membantu anda seolah dunia telah berada dalam genggaman tangan anda.
Apakah devices yang menarik bagi para programmers dan engineers saat ini? Banyak orang berkata bahwa devices yang paling diminati adalah perpaduan antara computing + networking. Sebuah mobile phone’s memiliki kapabilitas wireless networking sekaligus kapabilitas computing (walau masih terbatas). Bila anda selama ini hanya dapat browsing dihadapan PC desktop yang bersifat wireline, maka saat ini melalui mobile devices anda dapat melakukan browsing dengan kemampuan yang tidak mengecewakan dibandingkan PC desktop, anywhere!
Sun Microsystem telah melansir bahwa kedepan teknologi yang memadukan antara networking dan computing akan memberikan potensi yang besar bagi perkembangan teknologi di dunia ini. Perkembangan selanjutnya adalah XML yang telah menjadi standar bagi portable application pada lingkungan Java, dan IP sebagai standar bagi interoperabilitas & skalabilitas networking, maka Sun seolah mengeluarkan mantra “The Network is the Computer”.
Open Processing: Java™ 2 Platform, Micro Edition (J2ME™)
Open Data: XHTML and related XML Markups
Open Protocol: IP/TCP/HTTP

Java™ + XML + Protocols
Teknologi Java, XML, dan IP telah membuat Java ada dimana-mana, multi device computing. Bahasa Java telah memberikan cara yang konsisten bagi programmer agar dapat menulis kode yang dapat dieksekusi pada berbagai devices. Untuk client-side programming, Visual Basic masih mendominasi pasar dunia, sedangkan untuk pasar application server hampir seluruh pasar telah diambil oleh Java, dan kinipun teknologi Java telah diadopsi oleh berbagai vendor mobile devices seperti ponsel maupun PDA. Saat tulisan ini dibuat harga sebuah HP Siemens M50 hanyalah seharga 1 juta rupiah, anda telah mendapatkan HP yang Java enabled dan siap untuk menemani anda untuk “bercanda” dgn teknologi J2ME.

J2ME and The Java 2 Platform
java_platform
Anda jangan berharap dapat memprogram dengan platform J2SE dan dapat me-load-nya pada mobile devices, tentu saja berbeda terutama pada hal prosesor computing dan memory-nya. Jika pada J2SE anda menggunakan interpreter JVM, pada platform J2ME anda mempergunakan Kilo Virtual Machine (KVM) yang “ditanam” dalam handheld devices. Sebagai informasi bahwa J2EE merupakan superset dari J2SE, sebaliknya J2SE merupakan superset bagi J2ME. Apa artinya? API yang ada pada J2ME sebagian mengadopsi yang ada pada API J2SE, selain juga mengimplementasikan API spesifik untuk teknologi J2ME itu (javax.microedition.*).

What are Configurations and Profiles?
Java_Configuration
Configuration mendefinisikan minimum Java Libraries dan kapabilitas yang dipunyai oleh para developer J2ME. Artinya antara mobile device yang Java enabled maka akan ditemui configuration yang sama. Bila dianalogikan dengan sekelompok mobil maka sebuah mobil dengan mobil lainnya memiliki kesamaan, misalnya mempunyai roda, kaca spion, spedo meter, dll. Roda dan kaca spion itulah yang disebut sebagai configuration. Jadi configuration hanyalah mengatur hal-hal yang berkaitan dengan “kesamaan” bukan mengatur hal-hal yang “membedakan”, sehingga configuration memastikan portabilitas antar devices.

Configuration ini ditentukan perkembangannya oleh JCP (Java Community Process), inilah badan non-profit yang berkutat dengan perkembangan teknologi Java. Saat ini telah didefinisikan dua buah configuration yaitu CDC & CLDC dengan perbandingannya sebagai berikut :
CDC_tabel
Profile merupakan kebalikan dari configuration yaitu mengatur hal-hal yang spesifik untuk sebuah device atau tipe market. Kembali pada analogi mobil diatas, sebuah mobil BMW tentu memiliki ciri spesifik yang tidak dimiliki oleh mobil Mercedes, dan sebaliknya. Misalkan pada profile ini diatur tentang persistent storage dan UI. Saat ini JCP telah mendefinisikan lima buah profile, salah satunya yaitu MIDP yaitu profile yang digunakan pada banyak mobile devices seperti Siemens M50 dan SL45i.

Web Content for Mobile Devices
Terdapat tiga opsi untuk me-retrieve static (mark up) content untuk sebuah mobile phone saat ini :
  1. cHTML (compact HTML) yaitu merupakan subset dari HTML yang digunakan oleh NTT Docomo sebuah operator selular maha sukses di Jepang hingga teknologinya (I-mode) diekspor keberbagai negara.
  2. WML (wireless markup language) yaitu sebuah markup language untuk lingkungan wireless yang didefinisikan oleh WAP Forum. WML digunakan sebagai standar pada mark-up language diberbagai negara, meskipun untuk negara-negara Amerika Utara masih didominasi oleh HDML (handheld device markup language). 
  3. HTML. Jadi terdapat pula mobile devices yang dapat menginterpretasi HTML seperti Palm OS yang mempunyai HTML browser.

Bagaimana sebuah content dapat di-retrieve oleh mobile device?
Retrieve_data
Pada bagian atas kiri terlihat content berisi static file atau bisa juga berupa dynamic content atau juga Java Application yang di-generated oleh server. Lebih luas lagi, informasi dapat diekstrak dari basis data dan dimodifikasi menggunakan servlets, EJB, atau teknologi server side lainnya. Selanjutnya kita lihat pada bagian tengah, Java Application ditampilkan oleh Web Server dan seteruskan ditransmisikan melalui jaringan wireless menuju mobile devices. Web server atau WAP gateway system akan mendistribusikan content pada mobile phone atau device lainnya.

Akhirnya content diterima oleh client device dengan melakukan proses transcoding, baik itu mengambil data dari basis data, atau XML, atau HTML, dan selanjutnya diterjemahkan kedalam format WML atau cHTML bergantung pada format yang kita punyai.

Bagaimana Java Application dapat ditransmisikan melalui jaringan wireless dan selanjutnya diterima oleh client device? Bagaimana pula operator atau content provider mengatur masalah billing untuk Java Application atau service yang telah diberikan? Beberapa company telah bekerja untuk mendefinisikan masalah ini dan yang pertama melakukan adalah LG Telecom di Korea pada tahun 2000, disusu NTT DoCoMo di Jepang dan Nextel di USA pada akhir 2001. Setiap operator atau network memiliki ciri spesifik walaupun datang dengan teknologi yang sama yaitu 3G wireless technology yang dimulai tahun 2001-2002. Untuk menjembatani perbedaan tersebut maka sebuah MIDP Groups membuat sebuah ketentuan/ standar OTA (over the air) yaitu JSR118, walaupun ketentuan OTA ini masih terus disempurnakan.

Java Application Loading Process
Loading_process

Ketika sebuah application siap untuk didistribusikan maka dibutuhkan suatu mekanisme agar secara fisik aplikasi itu dapat di-load kedalam phone. AMS (application managemen software) adalah kakas pada ponsel yang mengatur mekanisme ini. Jadi AMS ini dapat mengetahui bagaimana cara me-load kode MIDlet melalui wireless connection. Berikut adalah proses loading sebuah Java Application :

Pada skenario disamping, seorang consumer akan mendatangi WAP page. Pada halaman tersebut terdapat aplikasi anda yang dapat di-download melalui mobile set. Pada saat sebuah aplikasi dipilih maka file jad (java descriptor) akan di-download ke mobile set anda. File jad ini biasanya hanya sekitar ratusan bytes sehingga sangat cepat dan murah untuk di-download.
File jad ini akan memberitahukan pada consumer tentang hal-hal basic tentang aplikasi tersebut (seperti versi maupun size dari aplikasi tersebut), sehingga manakala consumer telah memiliki versi yang sama ataupun size-nya terlalu besar untuk sisa space yang anda punyai maka akan memberikan alert tertentu.
Saat ini telah tersedia beberapa microbrowser yang ditulis dengan menggunakan bahasa Java. Tentu saja ini menguntungkan karena anda dapat melakukan proses updating secara OTA, sedangkan untuk microbrowser yang ditulis dengan bahasa selain Java tidak memiliki kemampuan untuk di-updated, dengan kata lain jika anda menginginkan microbowser versi terbaru anda harus membeli HP baru.

Openwave (merger dari www.software.com dan www.phone.com) yang merupakan founder dengan WAP Forum dan merupakan supporter utama dunia WAP telah mengumumkan major partnership dengan Sun Microsystem untuk mengintegrasikan J2ME dan WAP untuk release selanjutnya.

What’s Next?
J2ME CLDC dan KVM telah digunakan oleh banyak platform dan devices, termasuk oleh Motorola phones dan two-way pagers, Research in Motion (RIM) wireless handhelds, dan Palm PDA. Jutaan J2ME CLDS digunakan sehari-hari oleh berbagai mobile phone di Jepang dan Korea. Banyak pula consumer yang menggunakan J2ME dengan Motorola handsets pada jaringan Nextel di USA, dan dalam tahap test dan commercial deployment di Vodaphone Airtouch, Sprint PCS, Telefonica, dan operator lainnya di USA. Symbian terus men-support Java Technology untuk di-release-nya Nokia Communicator 9210 yang berbasiskan Java Technology pada akhir 2001.
Saat ini terdapat berbagai J2ME developmet tool yang free. Sun menyediakan J2ME Wireless Toolkit (WTK) yang berisi full J2ME CLDC dan MIDP implementation. Tool kit ini hanya dapat bertindak sebagai emulator saja (bukan IDE) dan dilengkapi dengan beberapa generic phone. WTK ini dapat dijalankan secara stand alone maupun terintegrasi dengan IDE buatan Sun Microsystem pula, Forte Community Edition (CE). Selain Forte CE terdapat pula Forte Mobile Edition (ME) yang berdiri sendiri sebagai IDE untuk J2ME application. Borland sendiri mengeluarkan pula IDE-nya untuk pembuatan J2ME application yaitu Borland Mobile Set. Baik WTK, Forte CE/ ME, Borland Mobile Set adalah kakas yang free untuk di download pada masing-masing situs pengembangnya.

It is a Great Time to Become a J2ME Wireless Developer! Get Started Today!
source
Java examplehttp://www.agussuwasono.com/artikel/iptek/339-membangun-wireless-application-menggunakan-teknologi-j2me.html

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Thanks sob infonya sangat bermanfaat :-D

Download Aplikasi dan game terbaru

Posting Komentar